Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat yang didirikan pada tahun 1973 atas usaha Keuskupan Agats sedang memasuki sebuah fase baru. Melalui website ini kami berharap mampu memperkenalkan budaya Asmat serta koleksi Museum ini ke seluruh dunia.
Namun yang terpenting adalah di masa modern ini bagaimana generasi muda Asmat dapat terhubung dengan sejarah dan kebudayaanya yang sebagian tersimpan dan tercatat di dalam musuem ini.
Koleksi paling awal yang ada di museum berasal dari para Misionaris Hati Kudus (MSC), sedangkan yang telah mengumpulkan sejak 1959 dan terus mengoleksi adalah Para Misionaris Ordo Salib Suci (OSC).
Selain itu sebagian banyak juga berasal dari Dr. Gunter Konrad bersama Ursula Konrad ketika melakukan ekspedisi Heidelberg pertama ke Brazza pada tahun 1971. Koleksi lainnya dikumpulkan oleh Bruder Mark, Uskup Alphonse Sowada, dan Pater Trenkenschuh, serta yang dikumpulkan sendiri oleh Tobias Schneebaum, kurator pertama Musuem Asmat.